Screening
saham itu secara garis besar adalah jalur kamu (peta pikiranmu) mempelajari
apakah sebuah emiten itu bagus perusahaannya atau worthed untuk kamu beli dan
ada potensi menghasilkan cuan.
Step by Step Screening Saham ?
Nah
screening saham yang pertama itu adalah menentukan sektor Apa yang ingin kamu
beli.

Setelah
dari sektoral itu mulailah pilih saham yang menarik buatmu, yang harganya bisa
kamu beli.
Misal
kamu ingin beli saham pada sektor pertambangan, kamu buka dulu Grafik komoditas
saham yang ingin kamu beli. Misalnya kamu ingin beli saham pertambangan
batubara atau timah atau nikel, kamu
lihat dulu grafiknya yang mana yang sedang naik atau yang sedang turun.
Untuk
melihat grafik saham komoditas dunia bisa lihat di link ini.
Kalau
bisa ya belilah saham yang komoditasnya sedang naik atau hijau. Tapi harga
saham perusahaannya tidak terlalu tinggi.
Kemudian
kalau misalnya kamu ingin mengambil sektor perbankan atau keuangan yang kamu
lihat adalah suku bunga acuan dan IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) Indonesia
pada hari itu. Saat IHSG melemah biasanya harga saham perbankan juga ikut
turun. Saat suku bunga acuan naik biasanya saham perbankan juga turun.
Apalagi yang dipengaruhi oleh IHSG ?
IHSG biasanya mempengaruhi harga-harga dari saham
kebutuhan primer namun untuk saham-saham seperti pertambangan biasanya tidak
terlalu terpengaruh dengan IHSG Ataupun saham-saham untuk perusahaan non
primer.
Setelah mengetahui sektor apa yang
diinginkan apa yang harus dilakukan ?
Mulailah
mencari emiten yang berhubungan dengan sektor yang kamu inginkan, contoh misal
kamu ingin punya saham dari sektor pertambangan batubara. Kamu bisa buka
website bursa efek indonesia atau Kalau di website iPot kamu tinggal klik di
sebelah kiri, dan pilih sektoral.
Ingat
harga yang tertera pada aplikasi adalah harga satu lembar saham sehingga harus
kamu kali 100 , karena minimal pembelian saham adalah 100 lembar atau disebut
juga dengan 1 lot.
Untuk
di website iPot itu kurang banyak ya tampilannya kalau mau lihat saham-sahamnya
yang sesuai sektornya, cobalah cari kode saham lainnya di situs Bursa Efek Indonesia atau cari di Google saja.
Setelah memilih saham yang kamu inginkan dan dari sektor apa, mulailah melihat laporan keuangannya, setelah melihat laporan keuangannya. Kalau menurutmu saham itu cocok, baru kemudian Lihatlah company profilenya, lihat siapa pengendalinya, siapa komisarisnya dan siapa direkturnya, apa apa saja pengalamannya dan bagaimana mereka menjalankan perusahaan perusahaan sebelumnya.
Cek juga Apakah emiten yang kamu inginkan ini pernah mengalami masalah atau tidak. Cek juga apa saja aksi-aksi korporasi yang telah dilakukan, atau boleh juga kamu cek Apakah mereka membagikan dividen atau tidak di Yahoo Finance.

Comments
Post a Comment