Skip to main content

Likuiditas Saham

Likuiditas Saham itu apa ?

Liquid dalam bahasa Inggris diartikan adalah cairan, makanya kalau kamu banyak duit biasanya teman-temanmu bilang.    Cair !!!!

 


Begitupun saat kamu investasi, kamu pasti inginnya investasi yang liquid atau mudah dicairkan. Bentuk investasi yang paling liquid itu adalah emas, namun emas sekarang dianggap hanyalah sebagai penjaga kekayaan karena kenaikannya biasanya sebanding dengan inflasi yang ada.

Jadi likuiditas saham adalah seberapa mudah saham kamu untuk dicairkan atau dijual.

Sebelum kamu mencari saham atau screening saham sebaiknya kamu mencari dulu saham yang banyak peminatnya atau banyak pembelinya sehingga saat kamu ingin mencairkan atau menjual, sahammu bisa terjual dengan mudah.

Gue sendiri menyadari cukup terlambat dalam menyadari betapa pentingnya likuiditas saham ini. Gue belajar dari kejadian di suatu hari dimana setelah gue membeli saham emiten, kemudian capital gainnya naik. Gue jual, harganya sudah cocok. Namun ternyata tidak ada yang membeli saham tersebut. Gue taruh posisi jual itu dari pagi di pasar modal, baru sore harinya bisa terjual saat market tutup.

Setelah mengalami kejadian ini,  barulah gue paham likuiditas sebuah saham itu cukup penting. Walaupun kamu punya banyak saham, tapi tidak bisa kamu jual, sama saja dengan uang yang tidak liquid atau investasi yang tidak liquid.

Cara mengetahui saham itu liquid atau tidak, kamu bisa lihat dari jumlah transaksi yang terjadi pada hari itu, baik itu dari volume, frekuensi, ataupun kamu juga bisa lihat dari orderbook yang di atas 10.000 antrian untuk sisi bit dan sisi offer, kemudian done summary untuk setiap lot kalau bisa melebihi frekuensi 200.

Atau kalau kamu pengen cara yang lebih aman lagi kamu tinggal cari di list yang sudah disediakan seperti IDX LQ45 itu artinya 45 perusahaan/emiten yang sahamnya liquid menurut Bursa Efek Indonesia.

Comments

Popular posts from this blog

Screening Saham

Screening saham itu secara garis besar adalah jalur kamu (peta pikiranmu) mempelajari apakah sebuah emiten itu bagus perusahaannya atau worthed untuk kamu beli dan ada potensi menghasilkan cuan. Step by Step Screening Saham ? Nah screening saham yang pertama itu adalah menentukan sektor Apa yang ingin kamu beli.   Setelah dari sektoral itu mulailah pilih saham yang menarik buatmu, yang harganya bisa kamu beli. Misal kamu ingin beli saham pada sektor pertambangan, kamu buka dulu Grafik komoditas saham yang ingin kamu beli. Misalnya kamu ingin beli saham pertambangan batubara atau timah atau nikel,  kamu lihat dulu grafiknya yang mana yang sedang naik atau yang sedang turun. Untuk melihat grafik saham komoditas dunia bisa lihat di link ini. Kalau bisa ya belilah saham yang komoditasnya sedang naik atau hijau. Tapi harga saham perusahaannya tidak terlalu tinggi. Kemudian kalau misalnya kamu ingin mengambil sektor perbankan atau keuangan yang kamu lihat adalah suku bunga acuan ...